• New
Mengelola dan Membina Hati yang Damai

Mengelola dan Membina Hati yang Damai

IDR45,000.00

Terjemahan dari buku Searching For and Maintaining Peace, karangan Romo Jacques Philippe. 

Quantity

Last time this product was added to a cart: 06/16/2018

ISBN: 978-6-0261-7220-4
Panjang: 18.5 cm
Lebar: 12.5 cm
Tebal: 193 halaman
Berat: 144 gram

Tidak bisa kita sangkal bahwa pada jaman modern ini, kedamaian hati sungguh menjadi barang yang langka. Hal ini kita lihat dengan jelas di luar Gereja namun di dalam Gereja –di antara kita sendiri– harus kita akui bahwa kedamaian hati itu masih belum terwujud sepenuhnya. Perkawinan Katolik yang kandas jumlahnya tambah hari tambah besar. Bagaimana satu perkawinan bisa bahagia bilamana tidak ada kedamaian dalam hati para pasutri? Bagaimana anak-anak mereka bisa tumbuh sebagaimana diharapkan bilamana tidak ada kedamaian dalam keluarga itu? Kenapa hati kita kita damai? Bukankah melalui penerimaan Sakramen Pembaptisan, Tuhan Yesus menjanjikan kita satu kedamaian yang asli, yang tidak bisa kita peroleh di dunia ini? (bdk Yoh 14:27)

Mungkin sekali kita mengharapan 'kedamaian hati yang sejati' itu sebagai satu kedamaian yang sudah jadi; siap digunakan seperti semua barang-barang yang instan yang kita beli di supermarket. Kita lupa bahwa semua karunia Tuhan seperti bakat-bakat yang kita miliki– perlu kita tanggapi dengan sepenuh hati. Dalam kehidupan rohani, Tuhan selalu menuntut keseriusan kita menyambut segala karunia yang diberikanNya. Keseriusan itulah yang menandakan bahwa kita sungguh-sungguh menghargai karunia-karuniaNya yang kita akan pergunakan bukan demi kemuliaan kita tetapi kemuliaanNya.

Kedamaian hati itu merupakan pertanda kekudusan hidup; suatu petanda bahwa kita hidup bersatu dengan Tuhan seperti ranting pohon dengan pokok pohon (bdk Yoh 15: 1-10). Inilah kedamaian hati sejati yang kita idam-idamkan yang dapat kita rasakan di tengah-tengah pergolakan hidup yang ganas di tengah-tengah dunia. Namun bagaimana kita bisa menanggapi karunia damai yang Tuhan berikan kepada kita masing-masing itu? Pastor Jacques Philippe dalam satu Risalah Singkat mengenai kedamaian hati, menuliskan langkah-langkah dasar yang dapat kita lakukan untuk menanggapi karunia Tuhan tsb. Petunjuk-petunjuk yang diberikanNya singkat dan jelas yang dapat dijalankan oleh siapapun: baik biarawan/wati maupun umat awam yang hidup di tengah-tengah dunia.

Setelah meyakinkan kita bahwa tanpa perjuangan rohani tidaklah mungkin kita memperoleh kedamaian hati itu, Pastor Jacque Philippe –seorang biarawan yang menetap di Roma sejak 1985- memaparkan berbagai cara bagaimana menanggapi hal-hal yang membuat hati kita kehilangan damai. Risalah Singkat ini diakhiri pada bab ke 3 dengan memaparkan pandangan dari beberapa penulis Gereja Katolik yang terkenal. Memang dari kehidupan orang-orang kudus –sesuai dengan panggilan hidup mereka masing-masing- selalu kita saksikan kedamaian hati yang sejati. Hanya dengan hati yang damai, kita akan dapat memenuhi tugas yang Tuhan berikan kepada kita masing-masing; memberikan damai hati kepada orang lain.

Pastor Jacques Philippe adalah Pastor pembina di Komunitas Communaute du Lion Juda di Roma. Beliau ditasbiskan sebagai seorang Imam Gereja Katolik pada tahun 1985. Semenjak itu beliau sering memimpin retret, baik di Perancis maupun di negara-negara lain. 

New product

Customers who bought this product also bought: