Bimbingan Rohani: Seni Membina Jiwa-jiwa

Bimbingan Rohani: Seni membina Jiwa-jiwa

IDR35,000.00

Terjemahan dari buku Dirreccion Espiritual, karangan Father Javier de Pedro. 

Quantity

Last time this product was added to a cart: 12/05/2018

ISBN: 978-6-0271-9841-8
Panjang: cm
Lebar: cm
Tebal: 38 halaman
Berat: gram

Saat sekarang ini istilah Bimbingan Rohani sering diganti oleh satu istilah yang diambil dari dunia psikologi : Konseling. Namun Bimbingan Rohani sebagaimana yang dimaksudkan dan dipraktekan oleh orang-orang Kudus masa lalu, bukanlah Konseling. Bimbingan Rohani adalah sesungguhnya karya Roh Kudus karena Dia-lah Pembimbingan yg utama. Inilah sebabnya istilah konseling tidak pernah akan bisa meggantikan istilah Bimbingan Rohani. Betapa banyak umat Katolik –klerus, religious ataupun kaum awam– yang mampu mencapai tingkat yang tiunggi dalam kehidupan rohani mereka berkat Bimbingan Rohani.

Apakah itu sebenarnya Bimbingan Rohani? Bagaimana caranya untuk dapat memanfaatkan dengan baik Bimbingan Rohani agar kehidupan roihani kita bisa terus berkembang, meskipun menghadapi banyak kesulitan-kesulitan? Apa yang harus kita bicarakan dalam Bimbingan Rohani? Berapa sering kita menerima Bimbingan Rohani? Bagaimana kita bisa menemukan pembimbing rohani yang baik?

Pastur Javier de Pedro melalui pengalamannya dalam membina jiwa-jiwa telah berhasil menulis tentang Bimbingan Rohani secara sederhana. Buku yang tipis ini menjawab secara singkat banyak pertayaan anda mengenai Bimbingan Rohani. Suatu buku bacaan yang akan sangat membantu keinginan anda untuk dapat memanfaatkan Bimbingan Rohani sebagai serana untuk mengembangkan kehidupan iman.

Tugas membimbing pertumbuhan kehidupan rohani, bukanlah tugas yang dimonopoli oleh klerus atau kamu religious. Di masa lalu, kita jumpai juga beberapa awam yang ternal sebagai pembimbing rohani yang kondang, meskipun jumlahnya tidaklah banyak. Namun dengan diseikut-sertakannya kaum awam dalam pelayanan Gereja, tambah lama kita akan menjumpai tambah banyak awam-awam yang secara aktif membantu awam lainnya untuk mencapai kesucian hidup. Melalui Bimbingan Rohani, kita berbagi dengan sesama pengalamanan kita pribadi sebagai pengikut Kristus. Namun seorang pembimbing rohani yang baik adalah mereka yang tahu bagaimana dapat dibimbing dengan baik. Memang akal budi kita adalah penasihat yang buruk, pemandu nyang tidak cakap untuk mengemudikan jiwa melewtai badai kehidupan rohani. ( bdk. St Josemaria Escriva, JALAN no. 59 ).


Nihil obstat diberikan oleh RD Yosep Indra Kusuma, Ketua Komisi Liturgi Keuskupan Surabaya dan Iprimi Potest diberikan oleh RD Agustinus Tri Budi Utomo (Vikjen Keuskupan Surabaya).

New product

Customers who bought this product also bought: